Sabtu, 03 Maret 2012

Peran Penting Manajemen Bagi Organisasi

Manajemen
Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan 
pengawasan, usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber dayasumber daya organisasi lainnya agar rnencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.Manajemen sangat penting dalam kehidupan sehari-hari karena berperan penting dalam menentukan keberhasilan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan  agar tujuan dapat tercapai dengan baik.Seandainya didalam diri kita tidak terdapat manajemen,tentu hidup kita akan jadi tidak terorganisasi.Karena disini fungsi manajemen adalah sebagai perencanaan dan juga pengorganisasian.Berdasarkan uraian diatas disimpulkan bahwa pada dasarnya manajemen  merupakan kerjasama dengan orang-orang untuk menentukan, menginterpretasikan  dan mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan pelaksanaan fungsi-fungsi  perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (actuating), dan pengawasan (controlling).


1. Fungsi Perencanaan / Planning

Dalam manajemenperencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tak akan dapat berjalan.
Rencana dapat berupa rencana informal atau rencana formal. Rencana informal adalah rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu organisasi. Sedangkan rencana formal adalah rencana tertulis yang harus dilaksanakan suatu organisasi dalam jangka waktu tertentu. Rencana formal merupakan rencana bersama anggota korporasi, artinya, setiap anggota harus mengetahui dan menjalankan rencana itu. Rencana formal dibuat untuk mengurangi ambiguitas dan menciptakan kesepahaman tentang apa yang harus dilakukan.

2. Fungsi Pengorganisasian / Organizing
Fungsi perngorganisasian adalah suatu kegiatan pengaturan pada sumber daya manusia dan sumberdaya fisik lain yang dimiliki perusahaan untuk menjalankan rencana yang telah ditetapkan serta menggapai tujuan perusahaan.Fungsi Pengorganisasian dapat didefinisikan sebagai proses menciptakan hubungan-hubungan antara fungsi-fungsi, personalia dan faktor fisik agar kegiatan-kegiatan yang harus dilaksanakan disatukan dan diarahkan pada pencapaian tujuan bersama.Pengorganisasian (organizing) adalah 1. penentuan sumber daya-sumber daya dan kegiatan-kegiatan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi, 2. perancangan dan pengembangan suatu organisasi atau kelompok yang akan dapat mambawa hal-hal tersebut kearah tujuan, 3. penugasan tanggung jawab tertentu dan kemudian, 4. pendelegasian wewenang yang diperlukan kepada individu-individu untuk melaksanakan tugas-tugasnya.


3. Fungsi Pengarahan / Directing / Leading

Fungsi pengarahan adalah suatu fungsi kepemimpinan manajer untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja secara maksimal serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat, dinamis, dan lain sebagainya.Pengarahan merupakan fungsi manajemen yang menstimulir tindakan-tindakan agar betul-betul dilaksanakan. Oleh karena tindakan-tindakan itu dilakukan oleh orang, maka pengarahan meliputi pemberian perintah-perintah dan motivasi pada personalia yang melaksanakan perintah-perintah tersebut.Pengarahan (leading)adalah untuk membuat atau mendapatkan para karyawan untuk melakukan apa yang diinginkan, dan harus mereka lakukan. Dikenal sebagai leading, directing,motivating atau actuating.
4. Fungsi Pengendalian / Controling
Fungsi pengendalian adalah suatu aktivitas menilai kinerja berdasarkan standar yang telah dibuat untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika diperlukan.


Setiap pandangan mungkin berguna untuk berbagai masalah yang berbeda-beda. 

Ada tiga aliran pemikiran manajemen yaitu aliran klasik,aliran hubungan manusiawi,dan aliran manajemen modem.


Tingkatan manajemen dalam organisasi dibagi menjadi tiga golongan yang berbeda : 
1. Manajer lini pertama 
Tingkat paling rendah dalam suatu organisasi yang memimpin dan menagwasi 
tenaga-tenaga operasional disebut manajemen lini (garis) pertama. 
2. Manajer menengah 
Manajemen menengah dapat meliputi bebrapa tingkatan dalam suatu organisasi. 
Para manajer menengah membawahi dan mengarahkan kegiatan-kegiatan para 
manajer lainnya dan kadang-kadang juga karyawan operasional. 
3. Manajer puncak 
Klasifikasi manajer training pada suatu organisasi. Manajemen puncak 
bertanggung jawab atas keseluruhan manajemen organisasi. 



Terkait tentang Fungsi Manajemen di Dalam Organisasi :

  • Analisis Sistem dan Konsepsi Sistem

Ilmu sistem dalam perkembangannya dipengaruhi oleh Kibernetika, sebagai penggambaran umpan balik dalam mengatur gerakan mekanis, atau sebagai pengendali dan komunikasi. ...
  • Konsep Manajemen Sumberdaya Informasi

Manajemen sumberdaya informasi (Information resources management – IRM) adalah aktivitas yang dijalankan manajer pada semua tingkatan dalam perusahaan dengan tujuan ..
Perencanaan jangka panjang juga dikenal sebagai perencanaan strategis karena mengidentifikasi tujuan-tujuan yang akan memberikan perusahaan yang paling menguntungkan dalam lingkungannya, ...
  • Sistem informasi di dalam organisasi
Sistem informasi akuntansi (SIA) adalah merupakan suatu aplikasi yang dapat membantu pengolahan data dengan volume yang tinggi, meliputi empat tugas ...
  • Konsep data dan informasi

Data adalah fakta dan angka yang tidak sedang digunakan pada proses keputusan, dan biasanya berbentuk catatan historis yang dicatat dan.
Manajemen Dalam Organisasi
Manajemen sangat penting dalam organisasi.Karna diharuskan setiap kelompoknya saling bekerja sama sehingga dapat mengambil keputusan yang baik.Menajemen yang tidak bisa menjalankan peran sesuai tuntutan perusahaan dapat membawa kegagalan.

Organisasi Formal Organisasi formal itu kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan hubungan kerja yang rasional. Sebuah organisasi formal memiliki strukstur yang terbentuk dengan baik.Contoh organisasi formal itu seperti perusahaan,badan pemerintah,sekolah,dan Negara.
Organisasi Informal : Sekelompok orang yang terlibat pada suatu aktifitas namun tujuan bersamanya tidak disadari.Keanggotaan pada organisasi informal dapat dicapai baik secara sadar,maupun tidak sadar.Contoh organisasi informal itu seperti arisan keluarga,orang-orang di kendaraan umum, sekumpulan penonton yang sedang menyaksikan pertandingan sea games volly.


Selasa, 27 Desember 2011

Tugas Pengantar Sistem Informasi


PENGANTAR SISTEM INFORMASI








KELOMPOK 1
KELAS      : 1DB09

Disusun Oleh :

ABDUL FALLIH ILYANSYAH     ( 39111169 )
DEA PRANTIKA                             ( 31111774 )
FELIXS ARGA MAHADIKA         ( 32111805 )    
MARDAME RAJAIHUTAN           ( 34111279 )
MUHAMMAD HAFIZ BAIHAQI   ( 34111849 )
REZA PAHLAWAN                         ( 36111054 )
SHALAHUDDIN AL AYYUBI          ( 38111736

KATA PENGANTAR

Puji serta syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena hanya dengan ridho dan rahamtnya makalah sistem informasi ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya.
Penulisan makalah ini dilakukan dalam rangka memenuhi tugas dalam mata kuliah Pengantar Sistem Informasi universitas gunadarma. Penulis sangat menyadari bahwa, tanpa bantuan dari beberapa pihak, sangatlah sulit untuk menyelesaikan makalah sistem informasi ini dengan baik dan tepat waktu.
untuk itu penulis meminta yang sebesar-besarnya apabila ada kesalahan maupun kekurangan didalam makalah sistem informasi ini. Penulis juga mengharapkan kritikdan saran yang bersifat membangun dari pembaca, agar kedepanya pembuatan makalah sistem informasi ini dapat terus ditingkatkan dan dapat menjadi lebih baik lagi.







Jakarta,   Desember 2011

I.             Definisi Komponen, Karakteristik, dan Klasifikasi Sistem

I.1        Pengertian Sistem
Menurut Jogiyanto (1999:683)1 “Suatu sistem dapat didefinisikan sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih komponen atau subsistem yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan”.
Sedangkan menurut Jerry Fith Gerald (2009:2) “Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu”. Dalam mendefinisikan pengertian sistem, Gerald lebih menekankan pada urutan-urutan operasi di dalam sistem.

I.2        Karakteristik Sistem
Menurut Jogiyanto (2005:3) Suatu sistem mempunyai karakteristrik atau sifat-sifat tertentu, sebagai berikut:
a.    Komponen-komponen sistem (components),
Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi,yang artinya saling bekerjasama membentuk satu kesatuan.
b.    Batasan sistem (boundary),
Batasan sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya.
c.    Lingkungan luar sistem (environtments),
Lingkungan luar dari suatu sistem adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.
d.   Penghubung sistem (interface),
Penghubung merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya.
e.    Masukan sistem (input),
Masukan sistem adalah energi yang dimasukkan kedalam sistem.
f.     Pengolah sistem (process),
Suatu sistem harus memiliki suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran.

g.    Keluaran sistem(output),
Keluaran sistem adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi
keluaran yang berguna
h.    Sasaran sistem (objectives),
Suatu sistem pasti mempunyai sasaran,kalau sistem tidak mempunyai
sasaran,maka operasi sitem tidak ada gunanya.

I.3        Klasifikasi Sistem
Menurut Al Bahra bin Ladjamudin B (2008:10)Sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang, diantaranya adalah sebagai berikut :
a.       Sistem diklasifikasikan sebagai sistem abstrak (abstract system) dan sistem phisik
(physical system).
b.      Sistem di klasifikasikan sebagai sistem alamiah (natural system) dan sistem buatan manusia (human made system).
c.       Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertentu (deterministic system) dan sistem
tak tentu (probabilistic system).
d.      Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertutup (closed system) dan sistem terbuka
(open system).





I.             Pengertian Sistem Informasi
Definisi sistem informasi adalah kumpulan informasi didalam sebuah basis data menggunakan model dan media teknologi informasi digunakan di dalam pengambilan keputusan bisnis sebuah organisasi.Di dalam suatu organisasi, informasi merupakan sesuatu yang penting didalam mendukung proses pengambilan keputusan oleh pihak manajemen.
Menurut Raymond Mcleod:“ Informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang memiliki arti bagi si penerima dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendatang ”Secara umum informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian yang nyata yang digunakan untuk pengambilan keputusan. Sumber dari informasi adalah data. Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Kejadian-kejadian adalah sesuatu yang terjadi pada saat tertentu. Di dalam dunia bisnis, kejadian-kejadian yang sering terjadi adalah transaksi perubahan dari suatu nilai yang disebut transaksi. Kesatuan nyata adalah berupa suatu obyek nyata seperti tempat, benda dan orang yang betul-betul ada dan terjadi.Data merupakan bentuk yang masih mentah, belum dapat bercerita banyak sehingga perlu diolah lebih lanjut. Data diolah melalui suatu metode untuk menghasilkan informasi. Data dapat berbentuk simbol-simbol semacam huruf, angka, bentuk suara, sinyak, gambar, dsb.
Data yang diolah melalui suatu model menjadi informasi, penerima kemudian menerima informasi tersebut, membuat suatu keputusan dan melakukan tindakan, yang berarti menghasilkan suatu tindakan yang lain yang akan membuat sejumlah data kembali. Data tersebut akan ditangkap sabagai input, diproses kembali lewat suatu model dan seterusnya membentuk suatu siklus.





II.          Komputer Digunakan Sebagai Perangkat Utama Sistem Informasi

Penggunaan program bantu sering kali tidak menjadi perhatian orang, karena program tersebut umumnya tidak begitu populer dan sifatnya yang hanya membantu meningkatkan unjuk kerja saja.

Program bantu hanya sedikit dipergunakan untuk mereka yang terbiasa menggunakan sistem yang telah terintegrasi atau paket yang sudah memberikan kelengkapan cukup tinggi.

Program bantu dibuat orang karena masih ada beberapa kekurangan pada paket-paket terintegrasi, padahal fungsi tersebut cukup dibutuhkan dalam pengoperasiannya sehari-hari

Sebenarnya tanpa menggunakan program bantu sebuah paket aplikasi dapat berjalan mulus, dengan hadirnya program-program bantu ini, pekerjaan dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat selesai.


1. DASAR PEMPROSESAN DAN ARSITEKTUR KOMPUTER

DASAR PEMPROSESAN KOMPUTER

Komputer sebagai Elemen dalam Sistem Informasi
♦ Super Computer terutama digunakan untukperhitungan ilmiah
♦ Mainframe sebagai tulang punggung pengolahan di organisasi besar
♦ Mini Computer dalam banyak hal melampaui kinerja unit yang lebih besar
♦ Micro Computer sebagian besar sirkuit utamanya berbentuk silicon IC chip yg disebutmicroprosesor
♦ PC adalah micro computer yang yang digunakan oleh satu orang atau mungkin beberapa orang
♦ Small Business computer adalah komputer mini/micro multiuser
♦ Laptop beratnya sekitar 4 kg
♦ Notebook beratnya sekitar 2 – 3 kg
♦ Palmtop beratnya sekitar 1.5 kg
♦ Pen Computer berkemampuan menerima input yang ditulis pada layarnya dengan pena khusus

DASAR ARSITEKTUR KOMPUTER

• Komputer pertama menggunakan magnetic drum dan magnetik core untuk penyimpanan primer
• Sejak tahun 1964 penyimpanan yang terbuat dari IC mulai menggantikan drum dan core
• Penyimpanan primer ada dalam berbagai bentuk yang memberikan beragam kemampuan dalam hal operasi dan kecepatan yaitu RAM, ROM, dan Cache Memory RAM (Random Access Memory)
• IC yang berfungsi sebagai bagian penyimpanan primer yg digunakan untuk menyimpan software & data
• RAM memungkinkan operasi baca maupun tulis
• Mempunyai sifat mudah hilang (volatile) karena isinya hilang saat daya listrik dimatikan ROM (Read Only Memory)
• Jenis khusus penyimpanan primer dapat dibaca tapi tidak dapat ditulis
• Untuk menyimpan material seperti instruksi-instruksi yang memberitahukan komputer apa yang harus dilakukannya saat dinyalakan
• Bersifat tidak mudah hilang (nonvolatile) yaitu isinya tidak terhapus saat daya listrik sistem dimatikan Cache Memory
• RAM khusus yang sangat cepat dan sangat mahal yang ditempatkan diantara RAM biasa dan processor
• Isi cache memory diperiksa oleh processor sebelum mencari instruksi program / data sdi RAM biasa
• Jika cache memory mempunyai isi yang diperlukan, pengambilan dapat dilakukan lebih cepat daripada jika RAM biasa dilibatkan


KOMPONEN HARDWARE



Komponen hardware dan software bersama-sama membentuk arsitektur sistem komputer. Terdapat perbedaan antara arsitektur komputer dan organisasi komputer. Arsitektur komputer mengacu pada sistem dan bagian-bagiannya yang tampak oleh user, terutama programmer, sedangkan organisasi komputer mengganbarjan bagaimana bagian-bagian komputer diatur dan dihubungkan untuk merealisasikan arsitektur komputer.

Stalling (1996) menyatakan bahwa arsitektutr komputer berkaitan dengan atribut-atribut sebuah sistem yang tampask oleh seorang programmer atau atribut-atribut yang memiliki dampak langsung pada eksekusi sebuah program.



- Unit input


Unit input bertugas untuk mengelola masukan data ke dalam komputer. Data atau arahan yang diberikan adalah dalam bentuk penulisan, bunyi, gambar, suara, isyarat, dan sebagainya. Unit input akan menukar arahan dan data yang diterima ke bentuk binary. Contoh unit input ialah keyboard, mouse, OCR (Optical Character Recognition), OMR (Optical Mark Reader), scanner, MICR (Magnetic Ink Character Recognition), light pen, touch screen, joystick, barcode, dll.

- CPU

Central processing unit adalah suatu sentral kontrol dari suatu sistem komputer. CPU mempunyai beberapa fasilitas antara lain memberi address data dan program di dalam main storage, mengambil dan memasukkan data, memproses data secara arithmatic dan logikal, melaksanakan intruksi – intruksi secara berturut – turut dan dapat merupakan penghubung antara main storage dan input atau output device.
- control section secara langsung dapat mengambil instrulsi – instruksi secara berturut-turut dan mengkoordinasi pelaksanaan instruksi , serta mengambil data dari storage.

-Unit pengendali

* mengatur dan mengendalikan alat input dan output.
* Mengambil intruksi – intruksi dari memori utama.
* Mengambil data dari memori utama.
* Mengambil data dari memori utama untuk diolah.
* Mengirim intruksi ke ALU jika ada intruksi untuk perhitungan aritmatika atau perbandingan logika.
* Menyimpan hasil proses ke memori utama.


- Unit penyimpanan primer

- Arithematic logical unit

ALU adalah operasi aritmatik dan logic.
Operasi Arithmatic dan logika dibagi empat kelas:
1. decimal arithmatic
2. fixed – point arithmatic
3. floating - point arithmatic
4. logic operations

* Melakukan semua operasi aritmatika dengan dasar penjumlahan sehingga sirkuit electronik yang digunakan disebut adder.
* Melakukan keputusan dari suatu operasi logika sesuai dengan intruksi program.
* Operasi logika meliputi perbandingan dua operand dengan menggunakn operator logika tertentu, yaitu sama dengan , tidak sama dengan, kurang dari, kurang atau sama dengan , lebih besar dari , dan lebih besar atau sama dengan.

- Perangkat lunak
Perangkat lunak adalah program atau sekumpulan program komputer yang khusus dirancang untuk menangani fungsi tertentu. Pada umumnya istilah software menyatakan cara-cara yang menghasilkan hubungan yang lebih efisien antara manusia dan mesin komputer.
Fungsi software:
1. Mengidentifikasikan program
2. Menyiapkan aplikasi program sehingga tata kerja seluruh peralatan komputer terkontrol.
3. Mengatur dan membuat pekerjaan lebih efisien.

-perangkat lunak sistem
Memungkinkan sebuah komputer beroperasi lebih efisien. Yang termasuk dalam kategori ini adalah program sistem operasi, sistem manajemen database, generator laporan, job accounting sistem, tambahan untuk sistem operasi, asembler, compiler, program kontrol input atau output, translator, simulator, rutin diagnostik, program bantu debug, dan flowchart.

Perangkat lunak sistem melaksanakan tugas-tugas dasar tertentu yang diperlukan semua pengguna untuk komputer. Perangkat lunak sistem biasanya disiapkan oleh pembuat perangkat keras (penjual atau pemasok perangkat keras sering disebut sebagai vendor) atau perusahaan yang mengkhususkan diri dalam membuat perangkat lunak (penjual atau pemasok perangkat lunak). Perangkat lunak sistem melaksanaknan tugas – tugas dasar yang diperlukan semua pemakai komputer yang berhubungan dengan perangkat keras.
Ada tiga jenis dasar perangkat lunak sistem yaitu sistem operasi (operating system), program utilitas dan penerjemah bahasa Komputer (language translator)

-perangkat lunak aplikasi

Perangkat lunak aplikasi adalah program yang dibuat oleh pemakai menggunakan bahas pemprograman untuk menyelesaikan suatu tugas khusus, yang membantu pengolaan sumber daya fisik dan konseptual perusahaan. Diperoleh dengan 2 cara, yaitu :
a) Membuat sendiri ( custom programming)
b) Membeli jadi ( preweritten package).
Aplikasi perangkat lunak meliputi berbegai jenis program yang dapat dipisahkan ke dalam kategori umum dan khusus. Program aplikasi umum melakukan pekerjaan umum pemrosesan informasi bagi pengguna akhir (end user). Contohnya Word Procesing, spreadsheet dan lain-lain. Program aplikasi khusus menyelesaikan tugas pemrosesan informasi yang mendukung fungsi atau proses bisnis tertentu.

1. Sistem operasi

Sistem operasi yang biasa dikenal dengan singkatan OS merupakan program yang memiliki fungsi srebagai penghubung antara pemakai dengan perangkat lunak dan perangkat keras. OS layaknya seperti manajer di dalam perusahaan, yaitu bertanggung jawab, mengendalikan dan mengkoordinasikan kegiatan dari sistem komputer.
Fungsi utama sistem operasi :
1. Manajemen proses, mencakup penyiapan, penjadwalan, dan pemantauan proses pada komputer.
2. Manajemen sumber daya, berkaitan dengan pengendalian terhadap pemakaian sumber daya dalam sistem komputer yang dilakukan oleh program sistem atau program aplikasi saat tu.
3. Manajemen data, pengendalian terhadap data masukan atau keluaran, termasuk dalam hal pengalokasian dalam perangkat penyimpan sekunder maupun dalam memori utama.
Khusus di tunjukkan untuk menangani tugas tertentu.sebagai contoh untuk aplikasi bisnis, program paket payroll adalah program yang paling banyak dijual. Selain program aplikasi bisnis, ada juga yang menangani tugas tertuntu yaitu perbankan, program akuntansi, dll.

KOMPONEN – KOMPONEN SISTEM

1. Manajemen Proses

Proses adalah keadaan ketika sebauah program sedang dieksekusi. Sebuah proses membutuhkan beberapa sumber daya untuk menyelesaikan tugasnya. Sumberdaya tersebut dapat berupa CPU Time, memori, berkas-berkas dan perangkat-perangkat IO.
Sistem operasi bertangung jawab atas aktifitas yang berkaitan dengan menajemen proses seperti :
1. Pembuatan atau penghapusan proses yang dibuat oleh pengguna dan sistem proses.
2. Menunda atau melanjutkan proses
3. Menyediakan mekanisme untuk proses sinkronisasi
4. Menyediakan mekanisme untuk proses komunikasi
5. Menyediakan mekanisme untukpenanganan dead lock.

2. Manajemen Memori Utama

Memori utama atau lebih dikenal sebagai memori adalah sebuah array yang besar dari word atau byte, yang ukurannya mencapai ratusan, ribuan, atau bahkan jutaan. Setiap word atau byte mempunyai alamat tersendiri. Memori utama berfungsi sebagai tempat penyimpanan yang akses data nya digunakan oleh CPU atau perangkat I/O. Memori utama termasuk temapat penyimpanan data yang sementara (volatile). Artinya , data dapat hilang begitu sistem di matikan.
Sistem operasi bertanggung jawab atas aktifitas-aktifitas yang berkaitan dengan manajemen memori seperti :
1. Menjaga dan memelihara bagian-bagian track memori yang sedang di gunakan dan siapa yang menggunakannya.


2. Memutuskan proses-proses mana saja yang harus dipanggil ke memori jika masih ada ruang di memori.

3. Mengalokasikan dan meng-dealokasikan ruang memori sesuai kebutuhan .

4. Manajemen memori sekunder

Data yang disimpan dalam memori utama bersiafat sementara dan jumlahnya sangat sedikit oleh karena itu, untuk menyimpan keseluruhan data dan program komputer dibutuhkan secondary-storage yang bersifat permanen dan mampu menampung banyak data. Contoh secondary-storage adalah harddisk,disket,dll.

Sistem operasi bertanggung jawab atas aktfitas yang berkaitan dengan disk-management seperti :
1. Pengaturan ruang kosong (free-space management)
2. Alokasi penyimpanan
3. Penjadwalan disk
4. Manajemen sistem I/O

            Sering disebut device manager. Menyediakan “device driver” yang umum sehingga operasi I/O dapat seragam (membuka,membaca,menulis,menutup). Contohnya , penggunaan menggunakan operasi yang sama untuk membaca berkas pada harddisk,CD-ROM dan floppy disk.
Komponen sistem operasi untuk sistem I/O:
1. Buffer : menampung sementara data dari atau ke perangkat I/O
2. Spooling : melakukan penjadwalan penggunaan I/O sistem supaya lebih efesien
3. Menyediakan driver untuk dapat melakukan operasi “rinci” untuk perangkat keras I/O tertentu.
Dengan demikian, sistem operasi memberikan tanggapan terhadap manajemen I/O aktifita-aktifitas sebagai berikut :
1. Sistem buffer-caching
2. Antarmuka device-driver secara umum.
3. Driver untuk device hardware tetentu.
5. Manajemen berkas atau file
Berkas adalah kumpulan informasi yang berhubungan sesuai dengan tujuan pembuat berkas tersebut. Berkas dapat mempunyai struktur yang bersifat hierarkis (dierctory,volume,dll).
Sistem informasi bertanggungjawab :
1. Pembuatan dan penghapusan berkas.
2. Pembuatan dan penghapusan direktori
3. Mendukung manipulasi berkas dan direktori.
4. Memetakan berkas ke secondary storage
5. Mem-backup berkas ke madia penyimpanan yang permanen (non-volatile)
6. Sistem proteksi
Jika sistem komputer mempunyai bebagai pengguna dan mengizinkan eksekusi bersamaan dan berbagai proses maka berbagai proses tersebut harus di proteksi terhadap satu atau beberapa aktivitas yang lain.
Proteksi ( protection) adalah beberapa mekanisme untuk mengendalikan akses program, proses, atau pengguna pada sumber daya yang ditugaskan oleh sistem komputer.
7. Jaringan
Sistem terdistribusi mengumpulkan prosesor – prosesor yang tidak berbagi memori,perangkat perifedal, atau clock. Prosesor dalam sistem dihubungkan melalui jaringan komunikasi yang dapat dikonfigurasi dalam sejumlah cara yang berbede. Perancangan jaringan komunikasi harus nmempertimbangkan message rounting dan connection strategis, dan masalah keamanan.













III.      Sistem Informasi Manajemen ( SIM )
SIM bukan merupakan hal baru. Ruang lingkup SIM sebenarnya tertuang pada tiga kata pembentuknya, yaitu “sistem”, “informasi”, dan “manajemen”. Sistem merupakan kumpulan elemen yang saling berhubungan satu sama lain yang membentuk satu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan. Di dalam perusahaan, yang dimaksud elemen dari sistem adalah departemen-departemen internal, seperti persediaan barang mentah, produksi, persediaan barang jadi, promosi, penjualan, keuangan, personalia; serta pihak eksternal seperti supplier dan konsumen yang saling terkait satu sama lain dan membentuk satu kesatuan usaha.
Informasi adalah hasil pemrosesan data yang diperoleh dari setiap elemen sistem tersebut menjadi bentuk yang mudah dipahami dan merupakan pengetahuan yang relevan yang dibutuhkan oleh orang untu menambah pemahamannya terhadap fakta-fakta yang ada. Informasi bagi setiap elemen akan berbeda satu sama lain sesuai dengan kebutuhannya masing-masing Manajemen terdiri dari proses atau kegiatan yang dilakukan oleh pengelola perusahaan seperti merencanakan (menetapkan strategi, tujuan dan arah tindakan), mengorganisasikan, memprakarsai, mengkoordinir dan mengendalikan operasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Tujuan Sistem Informasi
Sistem Informasi Manajemen memiliki beberapa tujuan, yaiitu:
Ø  Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perhitungan harga pokok produk, jasa, dan tujuan lain yang diinginkan oleh manajemen.
Ø  Menyedikan informasi yang digunakan untuk perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan secara berkelanjutan.
Ø  Menyediakan informasi proses pengambilan keputusan.
Tujuan – tujuan tersebut menunjukan bahwa manajer dan pengguna lainnya perlu mempunyai akses menuju informasi  akutansi  manajemen. Selain itu, para pengguna sistem informasi manajemen harus mengetahui cara pengnaanya.
Informasi akutansi manajemen akan sangat membantu para pengambil keputusan untuk mengidentifikasi suatu masalah, dan mengevaluasi kineja. Informasi akutansi menajemen, seperti perencanaan, pengendalian, dan penambilan keputusan.
Proses Manajemen
Proses manajemen didefinisikan sebagaai aktivits-aktivitas berikut ini.
Ø  Perencnaan
Perencanaan merupakan aktivitas manajemen membuat  formulasi terinci untuk mencapai suatu tujuan akhir. Oleh karena itu, perencanaan mensyaratkan penetapan tujuan yjang telah ditetapkan.

Ø  Pengendalian
Tahap perencanaan hanyalah setengah dari pertempuran. Setelah suatu rencana  dibuat, rencana itu harus diterapkan dan direalisasikan, dan manajer serta pekerja harus mengawasi rencana tersebut untuk memastukan rencana tersebut berjalan sebagaimana mestinya. Aktivitas manajerial untuk mengawasi pelaksanaan  recana dan melaksanakan tindakan korektif sesuai kebutuhan disebut kebutuhan.

Ø  Pengambilan Keputusan
Proses pemilihan diantara berbagai alternatif disebut sebagai proses pengambilan keputusan. Fungsi manajerial pengambilan keputusan merupakan hubungan antara perencanaan dan pengendalian. Manajer harus dapat memilih dan menetapkan diantara beberapa tujuan dan metode untuk merealisasikan tujuan yang dipilih. Hanya satu rencana dari beberapa macam rencana yang dapat dipilih.





Bagian-bagian Sistem Informasi Manajemen
          Sistem informsai manajemen merupakan  kumpulan dari berbagai sistem informasi. Berikut ini kumpulan sistem informasi yang berada dalam naungan sistem informasi manajemen.
Ø  Sistem informasi akuntansi ( accounting information system )
Sistem informasi akutansi menyediakan informasi dan transaksi keuangan

Ø  Sisitem informasi pemasaran ( marketikng information system )
Sistem ini menyediakan informasi untuk penjualan, promosi penjualan, kegiatan-kegiatan marketing, kegiatan-kegiatan penelitian pasar, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan pemasaran atau marketing
Ø  Sistem informasi manajemen persediaan ( inventory management  information system )
Ø  Sistem informasi personalia ( personal information system )
Ø  Sistem informasi distribusi ( distribution information system )
Ø  Sistem informasi pembelian ( purchasing information system )
Ø  Sistem informsi kekayaan ( treasury information system)
Ø  Sistem informasi analisis kredit ( credit analysis information system )
Ø  Sistem informasi penelitian dan pengembangan  
( research and development information systems )
Ø  Sistem informasi analisis software
Ø  Sistem informasi teknik ( engineering information system )